Cara Mengatasi Masalah Kesehatan Mental

 

 

Pemeriksaan Kesehatan Apa Saja yang Harus dilakukan Secara Rutin? | RUMAH  SAKIT SOLO - RS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Jika Anda memiliki masalah kesehatan mental, Anda mungkin khawatir tentang cara mengatasinya. Untungnya, ada banyak cara untuk membantu Anda mengatasi penyakit mental Anda.

Jika Anda mengalami gejala seperti depresi, PTSD, gangguan kecemasan, atau gangguan bipolar, ada beberapa sumber yang dapat Anda gunakan untuk mencari bantuan. Salah satu tempat terbaik untuk memulai adalah online.

Masalah Kesehatan Jiwa

Masalah kesehatan mental dapat memengaruhi orang-orang dari segala usia, ras, dan tingkat pendapatan. Mereka dapat berdampak negatif pada kualitas hidup seseorang dan menyebabkan kecacatan dan penyakit jangka panjang.

Banyak gangguan kesehatan mental dapat diobati. Perawatan bertujuan untuk memulihkan kesejahteraan mental seseorang, mencegah atau mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup.

Data prevalensi kesehatan jiwa biasanya berdasarkan rekam medis, data epidemiologi dan survei. Namun, di negara-negara dengan sumber daya terbatas atau di mana data mentah langka, berbagai sumber digunakan untuk memperkirakan beban kesehatan mental.

Depresi

Depresi adalah gangguan suasana hati yang dapat mempengaruhi kehidupan seseorang dalam beberapa cara. Efeknya dapat berkisar dari cara Anda memandang dunia di sekitar Anda hingga hubungan Anda dengan teman dan keluarga.

Jika Anda memiliki gejala depresi, penting untuk segera mencari bantuan. Keluarga dan teman Anda mungkin juga harus proaktif dalam memikirkan cara membantu Anda jika Anda menderita pikiran atau perasaan depresi.

Gangguan mood bisa sangat sulit untuk diatasi, dan Anda mungkin memerlukan pengobatan jangka panjang untuk mengatasinya. Tetapi mendapatkan dukungan yang Anda butuhkan dapat membuat perbedaan besar dalam hidup Anda.

Keadaan darurat

Kecemasan dapat memengaruhi suasana hati dan perilaku seseorang. Itu juga dapat mempersulit untuk mengatasi tugas sehari-hari, seperti pergi bekerja atau bersosialisasi.

Orang dengan kecemasan sering mencoba menghindari situasi yang memicu ketakutan mereka. Ini dapat membantu dalam jangka pendek tetapi seiring waktu dapat menyebabkan perasaan cemas mereka kembali dan menyebabkan gejala yang lebih parah.

Ada beberapa jenis kecemasan, termasuk gangguan kecemasan umum (GAD), gangguan obsesif kompulsif, dan gangguan stres pascatrauma. Mereka dapat diobati dengan kombinasi terapi dan obat-obatan.

Gangguan bipolar

Gangguan bipolar adalah kondisi kesehatan mental serius yang dapat memengaruhi hidup Anda. Ini menyebabkan periode emosi intens yang disebut “episode suasana hati” dan perubahan dalam pola tidur dan aktivitas Anda.

Orang dengan gangguan bipolar juga mungkin memiliki pikiran dan perasaan delusi atau halusinasi. Mereka mungkin juga memiliki pemikiran berulang tentang bunuh diri atau kematian.

Perawatan untuk gangguan bipolar melibatkan obat-obatan, yang dapat membantu mengobati mania dan depresi. Ini juga dapat mencakup psikoterapi, yang membantu mengurangi gejala.

Perawatan bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk menemukan kombinasi yang tepat untuk Anda. Penting untuk terus minum obat bahkan saat Anda merasa lebih baik, karena kondisinya bisa kambuh.

Gangguan obsesif kompulsif

Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah penyakit mental yang menyebabkan seseorang memiliki pikiran obsesif dan perilaku kompulsif. Itu dapat memengaruhi kehidupan dan hubungan sehari-hari seseorang.

Itu juga dapat menyebabkan mereka merasa kehilangan kendali atas hidup mereka. Ini dapat menyebabkan konsekuensi serius.

OCD dapat diobati dengan berbagai perawatan. Salah satu pilihannya adalah terapi perilaku kognitif (CBT).

CBT adalah jenis perawatan yang membantu orang mengatasi OCD mereka dan mendapatkan kendali yang lebih baik atas hidup mereka. Ini bisa menjadi pilihan yang baik untuk penderita OCD karena menggunakan kombinasi teknik untuk membantu mereka mengubah pola pikir dan perilaku mereka.

Gangguan Stres Pasca Trauma

Gangguan stres pascatrauma (PTSD) dapat memengaruhi Anda dalam beberapa cara. Misalnya, hal itu dapat menyebabkan Anda menghindari tempat atau aktivitas yang mengingatkan Anda pada peristiwa traumatis tersebut.

PTSD juga dapat membuat Anda merasa cemas, depresi, dan sulit tidur. Anda bisa mencoba mengatasi gejala PTSD dengan berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog.

PTSD dapat terjadi pada orang yang pernah mengalami pengalaman traumatis seperti kecelakaan atau bencana alam. Ini juga dapat mempengaruhi anak-anak dan remaja.

Skizofrenia

Skizofrenia adalah kondisi kesehatan mental yang dapat memengaruhi perasaan, pemikiran, dan perilaku Anda. Itu dapat mengubah persepsi Anda tentang realitas dan menyebabkan masalah dengan hubungan, kurangnya motivasi untuk melakukan sesuatu, dan peningkatan risiko bunuh diri.

Orang dengan skizofrenia mungkin melihat atau mendengar hal-hal yang tidak ada, mengalami delusi dan halusinasi, atau percaya orang lain sedang mencoba menyakiti mereka. Mereka juga dapat berbicara tidak teratur atau tidak koheren.

Kebanyakan orang dengan skizofrenia menjadi lebih baik dan mengelola gejalanya dengan obat-obatan, terapi, dan layanan pendukung. Perawatan dini membantu mereka menjalani kehidupan yang produktif.